BARAKPOST.CO || Pringsewu_Relawan Rumah Zakat Pringsewu bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) serta warga masyarakat mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat yaitu tentang serba serbi donor darah. Sebagai seorang makhluk sosial tentu saja tak bisa hidup sendiri, mereka perlu orang lain terutama saat sakit atau butuh bantuan. Donor darah adalah tindakan yang mulia untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Setetes darahmu menyelamatkan nyawa sesama. Demikian motivasi untuk pendonor, jadi perlu dan penting menjaga kesehatan agar bisa ikut serta menjadi pendonor darah bagi yang membutuhkan.
Didukung oleh Pengurus Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Pringsewu digelar agenda Pemberdayaan dan Mitigasi dengan tema Sosialisasi dan Edukasi Donor Darah bagi Kesehatan guna mewujudkan Ketangguhan Masyarakat ( Jum’at, 24/7/2026 )
Rahayu Pamungkas Ketua PMI Kabupaten Pringsewu bersama Camat Ambarawa, Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis UMPRI, Bhabinsa Koramil Pringsewu hadir membuka acara secara langsung serta menyampaikan arahan dan menyemangati para peserta kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 50 Orang.
Rahayu Pamungkas juga menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Kabupaten Primgsewu terus meningkat seiring dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya. Oleh karena itu, peran masyarakat sebagai pendonor darah sangat penting untuk menjaga ketersediaan darah yang aman dan mencukupi.
” Donor darah berfungsi untuk menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi akibat kecelakaan, operasi, atau penyakit tertentu. Bagi pendonor, kegiatan ini bermanfaat menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, menstabilkan zat besi, serta merangsang produksi sel darah merah baru” terang
dr Anton Kristian Natalia Sp.KKLP selaku Narasumber.
Sementara itu Agus Purnomo Koordinator Relawan Rumah Zakat Pringsewu menyampaikan bahwa ” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu sesama yang membutuhkan transfusi darah”.
(red—Arief)










